Xu Zhiyi terhadap Ho Yan Sheng, awalnya ia menyesuaikan diri dan berusaha menyenangkan, lalu seperti ngengat yang terbang menuju api, akhirnya ia mengorbankan separuh hidupnya. Setelah itu, ia pun sad
Setelah keluar dari ruang operasi, Xu Zhiyi langsung disambut sebuah tamparan keras. Ia masih memikirkan urusan di benaknya, sama sekali tak siap, topi bedahnya terlempar, rambutnya terurai, wajahnya terpelintir ke samping, kepalanya hampir terbentur dinding.
Tubuhnya masih limbung ketika telinganya terlebih dahulu menangkap makian tajam.
"Ah Zhan terluka separah itu, kau masih sempat-sempatnya mengoperasi pria lain? Xu Zhiyi, kalau sampai ada apa-apa dengan bagian bawah Ah Zhan, kau akan menerima akibatnya!"
Xu Zhiyi menutup wajahnya, dan ketika melihat bahwa yang tengah marah-marah di depannya adalah calon ibu mertuanya, Lin Lixiang, ia justru tertawa.
"Aku yang menyuruh dia berbuat mesum dengan selingkuhannya di mobil? Kalau terjadi apa-apa, kenapa kau malah menyalahkanku?"
Satu jam yang lalu, tunangannya, Qin Zhan, tak mampu menahan diri dengan selingkuhannya di dalam mobil, lalu mengalami tabrakan dari belakang hingga cedera di bagian bawah tubuhnya.
Saat korban dibawa ke rumah sakit tempatnya bekerja, ia sudah berada di ruang persiapan operasi.
Tentu saja, meskipun saat itu ia tidak sedang menangani operasi, ia sudah cukup muak dan tak mungkin mau mengoperasi sepasang pengkhianat itu.
Wajah calon ibu mertuanya sejenak membeku, rona wajahnya berubah jelek, namun hanya sesaat.
Tak lama kemudian, ia kembali berkata dengan nada pedas, "Kalau bukan karena kau sakit jiwa dan tak mau memberikan diri pada Ah Zhan, mana mungkin dia cari wanita lain? Mana mungkin hari ini terjadi hal seperti ini?&